Browsed by
Tag: ikan arwana

Jenis – Jenis Penyakit Pada Ikan Arowana (Pemula Harus Tau)

Jenis – Jenis Penyakit Pada Ikan Arowana (Pemula Harus Tau)

Halo para pecinta ikan hias Indonesia khususnya para penggemar Ikan Arowana, kembali lagi bersama kami untuk membahas beberapa informasi penting mengenai perawatan pada ikan arowana kesayangan anda. Ikan arowana adalah seekor ikan yang memiliki keindahan dari sisik serta cara berenangnya yang berciri khas.

Pada dasarnya ikan arowana merupakan ikan predator yang ganas serta beringas. Namun ada beberapa kasus para penghobies ikan arowana kesulitan ketika ikan arowana kesayangannya tidak mau makan atau mogok makan, bahkan ada yang sampai mengalami kematian yang disebabkan oleh penyakit yang diderita oleh ikan tersebut. Dikesempatan kali ini, kami akan memberikan informasi berupa beberapa jenis penyakit yang sering dialami oleh ikan arowana khususnya para penghobies yang masih pemula, dan pastinya disertai dengan cara menanganinya. Berikut beberapa daftar jenis penyakit ikan Arowana :

  • Mogok Makan

Penyakit pertama yang paling sering diderita oleh ikan arwana adalah mogok makan, Untuk mogok makan sendiri juga bisa menjadi karena terkena penyakit baikpun dari eksternal maupun internal, atau bisa juga ketika ikan tersebut mengalami stress yang berkepanjangan. Untuk itu anda harus melakukan observasi terlebih dahulu, dan perhatikanlah fisik dari ikan tersebut. Jika memiliki luka atau kutu jarum, atau perut dari ikan arwana anda gendut dan tidak mengeluarkan pup, maka dapat dipastikan ikan anda terkena penyakit. Namun bila semua kriteria diatas tidak ada pada ikan anda, tentu saja ikan anda mengalami stress. Untuk menangani ikan stress bagaimana ? Anda bisa memancing ikan anda dengan pakan hidup seperti jangkrik, dan jangan lupa berikan Acriflavine sebanyak dua tutup botol untuk 60 liter. Jangan lupa untuk pasang heater pada aquarium anda di suhu 32 derajat. Puasakan ikan selama dua sampai tiga hari dan berikanlah pakan setelah puasa sedikit saja.

  • Jamur Pada Ikan (White Spot)

Selanjutnya ada jenis penyakit whitespot. Penyakit ini sangat umum dan sering sekali dialami oleh semua ikan hias. Ciri cirinya adalah terdapat titik titik putih pada sekitar badan ikan baik di sirip, sisik, ekor, ataupun kepala badan. Untuk gejala yang sudah parah bahkan titik putih itu berevolusi menjadi seperti jerawat. Untuk menangani ikan yang terkena whitespot cukup mudah, yaitu berikanlah garam ikan sebanyak satu setengah sendok makan pada kapasitas 60 liter, dan jangan lupa untuk mematikan filter anda kemudian nyalakan aerator.

  • Drop Eye

Penyakit Drop Eye atau dapat dikatakan sebagai penyakit ikan arwana juling, sering kali dijumpai pada ikan – ikan arwana yang sudah berukuran 25-30 cm. Hal ini dapat terjadi oleh berbagai faktor, dimulai dari pemberian pakan yang jatuh pada dasar aquarium, bisa juga diakibatkan oleh tankmate yang melebihi kapasitas dan berada pada dasar aquarium, atau yang paling sering terjadi diakibatkan oleh melakukan taning pada ikan arwana tersebut. Untuk anda yang belum mengetahui apa itu taning, anda dapat membaca artikel ini. Untuk mengatasi kejadian ini, anda bisa melakukan jasa operasi mata untuk mengembalikan mata ikan arowana anda seperti semula.

  • Sirip Membusuk

Sirip membusuk ditandai dengan bagian sirip baik itu ekor, sirip atas maupun bawah berwarna kehitaman, bahkan pada kasus terparahnya, sirip ikan tersebut somplak atau grepes. Hal ini biasa disebabkan oleh bakteri jahat yang menyerang badan ikan pada saat imunitas ikan sedang lemah. Solusinya bagaimana ? Anda bisa melakukan karantina ikan anda, dan berikan garam ikan secukupnya dan berikan obat Pomade pada aquarium karantina anda. Setelah itu nyalakan heater dan setting heater pada suhu 30 derajat. Jangan lupa puasakan ikan pada proses karantina.

  • Dubur Merah atau Membengkak

Penyakit yang satu ini sudah dapat dipastikan karena masalah pencernaan ikan. Biasanya pemberian pakan yang tidak bersih, atau pemberian pakan yang terlalu banyak dapat mengakibatkan sistem pencernaan ikan buruk. Untuk mengatasinya anda bisa menggunakan garam inggris sekitar 4 sendok makan untuk kapasitas 100 L, dan nyalakan heater disuhu 32 derajat.

  • Menggigit Ekor

Untuk penyakit menggit ekor ini, sebenarnya dipicu oleh ikan arwana yang stress. Lebih tepatnya pada kasus ini tidak bisa dikatakan sebagai penyakit melainkan kebiasaan buruk. Untuk mengatasi hal ini, anda bisa menambahkan tankmate sebagai teman ikan arwana anda untuk diburu karena pada dasarnya ikan arwana bersifat predator.

  • Kembang Sisik

Penyakit kembang sisik merupakan mimpi buruk para penghobies, karena jika anda telat melakukan penanganan, maka ikan arwana anda akan tewas dalam waktu yang cepat. Penyakit ini dapat dilihat dari sisik yang keluar seperti nanas. Jika sudah parah, maka umur ikan anda hanya dalam hitungan jam saja. Ikan yang terkena kembang sisik disebabkan oleh kualitas air yang buruk sehingga menimbulkan bakteri yang masuk kedalam sisik ikan arwana anda. Untuk menangani kembang sisik pada ikan arwana anda harus melakukan pengurasan air secara rutin setiap hari dan setting heater di 32 derajat celcius. Untuk volume air anda bisa mengurangi sampai setinggi satu setengah dari badan ikan saja. Kuras secara rutin setiap hari antara 20-30% dan tambahkan garam ikan setiap water change. Jika sudah, maka anda bisa memberikan obat antibiotic berjenis tetraciclyn berjumlah 2 tablet saja. Setelah air terlihat berwarna ungu, kuras total air aquarium dan isi Kembali dengan air yang higenis yang sudah diendapkan minimal 3 hari.

Itulah beberapa daftar jenis – jenis penyakit berserta dengan cara penanganannya. Tentu sebagai orang awam sangat penting untuk mengetahui jenis penyakit ini, karena lebih baik menghindari dari pada mengobati.

Sampai disini saja informasi yang dapat kami bagikan mengenai ikan Arowana pada hari ini. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan anda di dunia Ikan Arowana. Sampai jumpa kembali pada kesempatan lainnya dan ikuti terus informasi menarik dari kami dan maju terus dunia perikanan di Indonesia, terima kasih.